Category: Tauhid
-

(4). Tauhid Asma dan Sifat Allah
Keesaan nama dan sifat Allah SWT adalah dengan cara menetapkan nama dan sifat yang Allah SWT tetapkan bagi diriNya dan menafikan nama dan sifat yang Allah SWT nafikan dari diriNya, dengan tanpa tahrif, tanpa ta’thil dan tanpa takyif, tanpa tasybih dan tanpa tafwidh. Tahrif adalah memalingkan makna ayat atau hadits tentang nama atau sifat Allah SWT…
-

(3). Tauhid Uluhiyah
Keesaaan Uluhiyah Allah SWT adalah mengesakan Allah SWT dalam segala bentuk peribadahan baik yang zhahir maupun batin dan wajib menafikan dan menolak beribadah selain kepada Allah SWT. Hal ini selalu kita nyatakan pada saat membaca surat Al-Fatihah dalam shalat: إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Artinya : Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan…
-

(1). Mengenal Keberadaan Allah
Kita wajib meyakini bahwa Allah SWT adalah pencipta seluruh makhluk benar-benar ada, walaupun kita tidak pernah bertemu, tidak pernah melihat dan tidak pernah mendengar secara langsung. Banyak sekali dalil-dalil yang menunjukkan hal ini. Diantaranya firman Allah SWT : أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ Artinya : Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun (yakni tanpa…
-

(2). Tauhid Rububiyah
Keesaaan Rububiyah adalah mengesakan Allah SWT dalam segala perbuatanNya, dengan meyakini bahwa Allah SWT sendiri (tidak ada sekutu bagiNya) yang menciptakan segenap makhluk, Pemberi rezeki bagi setiap manusia, binatang dan makhluk lainnya, Penguasa alam dan Pengatur semesta, Dia yang menghidupkan dan mematikan, Dia yang mengangkat, menurunkan, memuliakan dan menghinakan, serta Mahakuasa atas segala sesuatu. Berikut…