Month: January 2020
-

Definisi Khusyu’
A. Menurut Bahasa 1. Menurut Ibnu Faris رَحِمَهُ اللهُ Khasya’a (خَشَع) huruf kha, syin dan ‘ain merupakan satu rangkaian huruf yang membentuk kata berindikasi menunduk. Kata khusu’a berati menunduk. Definisinya identik dengan kata al-khudhu’ (الخضوع) tunduk. Hanya saja Al-khudhu’ digunakan untuk tubuh, sedangkan al-khusyu’ digunakan untuk suara dan pandangan. Allah SWT berfirman: خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ…
-

(4). Sunnah-Sunnah dan Pembatal Wudhuk
A. Sunnah-Sunnah Dalam Wudhuk Sunnah-sunnah dalam mengerjakan wudhuk adalah: 1. Bersiwak (gosok gigi) لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِى لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءَ Artinya : Seandainya jika tidak memberatkan ummatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak pada kali berwudhu. HR. Ahmad] 2. Mencuci kedua telapak tangan sebelum berwudhuk sebanyak 3 kali. وَإِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ…
-

(3). Syarat dan Rukun Wudhuk
A. Syarat Wudhuk Syaikh Dr. Sholeh bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah menyebutkan syarat wudhuk ada tujuh: Islam Berakal Tamyiz Berniat (letak niat ini ketika hendakakan melakukan ibadah tersebut.) Air yang digunakan adalah air yang bersih dan bukan air yang diperoleh dengan cara yang haram Telah beristinja’ (Membersihkan sesuatu yang keluar dari dua jalur kemaluan…
-

(2). Sifat Wudhuk Nabi
حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ – رضى الله عنه – دَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ…
-

(4). Tauhid Asma dan Sifat Allah
Keesaan nama dan sifat Allah SWT adalah dengan cara menetapkan nama dan sifat yang Allah SWT tetapkan bagi diriNya dan menafikan nama dan sifat yang Allah SWT nafikan dari diriNya, dengan tanpa tahrif, tanpa ta’thil dan tanpa takyif, tanpa tasybih dan tanpa tafwidh. Tahrif adalah memalingkan makna ayat atau hadits tentang nama atau sifat Allah SWT…
-

(3). Tauhid Uluhiyah
Keesaaan Uluhiyah Allah SWT adalah mengesakan Allah SWT dalam segala bentuk peribadahan baik yang zhahir maupun batin dan wajib menafikan dan menolak beribadah selain kepada Allah SWT. Hal ini selalu kita nyatakan pada saat membaca surat Al-Fatihah dalam shalat: إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Artinya : Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan…